Trik akun facebook anti hacker

Trik Facebook anti hacker

Sebelum kita membahas topik, perlu saya katakan bahwa blog Jurnal Eka CG bukan blog tutorial atau semacamnya; tapi blog pribadi.

Sehingga gaya penulisannya pun memakai gaya bahasa sehari-hari…

…mungkin akan seperti storytelling.

Maka dari itu pembahasannya tidak langsung ke inti tutorial itu sendiri, tapi lebih ke mengapa dan bagaimana.

Karena visi blog ini adalah agar pembaca memahami bukan hanya sekedar tahu.

Jika kamu mencari inti tulisan ini…

….maka kamu harus membaca secara keseluruhan, karena tulisan awal sampai akhir itulah inti pembahasannya.

Jadi jangan di skip ya bacanya.

Ok, mari kita bahas topik ini.

Tes…tes…tes

Saya mau nanya nih.

Siapa disini orang yang dianggap jago komputer atau kerjaannya depan komputer melulu?

Kalian pasti pernah kan diminta bantuan sama temen kalian untuk membuka akun Facebook yang dibajak…

…kalau iya kita sama guys haha.

Setiap kali akun Facebook mereka kena retas, mereka datang tuh untuk minta bantuan.

“tolong dong akun aku dibajak nih”

“tolong dong aku gak bisa login dari Facebook”

Namun jika saya menolaknya,

“kamu kan jago komputer”

“kamu kan hacker, harusnya bisa dong”

Dari sejak SMA hingga hari ini.

Saya jadi bingung

Pasalnya, walau saya bisa komputer atau bahkan menyukai program website seperti HTML; Javascript; CSS; PHP, bukan berarti aku bisa membuka atau meretas kembali akun yang sudah dibajak.

Seandainya saya bisa membuka akun Facebook yang terkunci…

….yang pertama kali saya lakukan yaitu menghapus akun lama saat zaman SMP/MTs dulu.

Burik isinya haha.

*Semoga calon istriku nanti tidak menemukannya.

Saya sebenarnya kasihan juga dengan mereka yang akunnya kena bajak.

Mau nolong pun nggak bisa.

Yasudah…

…saya membuat postingan ini untuk kalian semua sebagai pengingat…

…tentang pentingnya mencegah akun Facebook dari peretasan yang dilakukan orang yang tidak bertanggung jawab……kita sebut saja hacker.

Seperti kata pepatah,

Mencegah lebih baik daripada mengobati

Oh ya…

…kalian pernah gak bertanya-tanya tentang alasan pelaku membajak akun Facebook kalian?

Nih saya kasih tau ya

Alasan pelaku membajak akun Facebook karena bisnis.

Yang saya ketahui, setelah mereka mendapatkan akun kita, mereka akan segera mengganti email, nomor hp, dan password.

Sebab itulah banyak korban mengeluh karena akunnya menghilang tidak ditemukan saat mencoba login.

Selanjutnya mereka akan memanfaatkannya untuk promosi, menyukai halaman, menggaet akun yang lain, diperjualbelikan, spaming, atau menipu.

Yang paling terkenal dan sudah menjadi rahasia umum adalah dipakai untuk menipu.

Misal minta-minta pulsa, duit dan semacamnya kepada orang terdekatnya.

Mereka kan gatau kalau akunnya sudah diretas.

Namun ada yang lebih parah dari itu…

…akun Facebook kita dibuat melakukan hal aneh seperti memposting atau membagikan sesuatu yang memalukan.

Biasanya ini kerjaannya orang iseng atau maaf, sedikit miring kepalanya.

Apalagi akun perempuan yang udah banyak photonya…

…aduh, habis pasti tuh dipake buat ngedeketin laki-laki untuk dimanfaatkan.

istilahnya ngehode.

Ngehode berarti dia pakai akun cewek tapi sebenarnya itu cowok.

Jadi kalian sebagai laki-laki, saya saranin untuk berhati-hati sama akun cewek di Facebook atau sosial media lain, apalagi tampilan seksi, sering posting menggoda….

….awas hode dia tuh.

hahahaha.

Saya tau ini bukan berarti pernah ngehode yah… awas aja kalau ada yang bilang -_-

…tapi karena pengalaman dunia internetku lumayan banyak.

Mungkin ragaku dibumi, tapi pikiranku diatas langit

EKA CG

Apa yang harus kita lakukan untuk mencegah hal ini terjadi?

Untuk memberikan keamanan yang tinggi, biasanya saya melakukan dan menghindari berikut ini.

1. Aktifkan Autentikasi dua faktor

Autentikasi dua faktor adalah fitur keamanan Facebook selain kata sandi.

Setelah kamu mengaktifkan fitur ini, maka setiap kali ada orang yang mencoba untuk masuk menggunakan akun kamu melalui browser atau hp yang tidak biasa kamu gunakan, ia akan otomatis meminta persetujuan melalui aplikasi Facebook di hp yang kamu gunakan saat ini…

Jika kamu login diperangkat yang tidak dikenal, aplikasi Facebook akan meminta persetujuan. Pilihan YA untuk disetujui masuk, pilihan TIDAK untuk tidak menyetujui.

Selain cara diatas, Facebook juga akan otomatis mengirimkan pesan 6 digit kode autentikasi ke nomor kamu.

Bagaimana, tertarik untuk mencobanya?

Ok lanjut.

Cara Mengaktifkan Autentikasi dua faktor ada di: Pengaturan & Privasi > Pengaturan > Keamanan dan Login > Autentikasi dua faktor

Atau tonton video tutorial nya di : https://www.youtube.com/watch?v=8nUfvxWC84s

Untuk lebih jelasnya kamu bisa baca tentang keamanan ini di Pusat Bantuan Facebook.

2. Hindari Menekan link di Facebook

Kalau ini sering dilakukan oleh pengguna Facebook.

Entah kenapa hal ini seperti hipnotis bagi mereka.

Banyak dari para pengguna menekan link yang berisi ajakan…

…misalnya seperti ini :

Itu adalah hasil Screen Shot yang saya ambil di timeline teman saya setelah dia curhat kepada saya bahwa akunnya dibajak atau diretas orang.

Pernah nemu peristiwa seperti diatas?

Kebanyakan pasti pernah menemuinya.

Ketika dia pertama bilang bahwa akunnya diretas, saya langsung bertanya “akun yang mana”?.

Lalu dia memberitahu nama akunnya.

Setelah saya cari ternyata di timeline nya terdapat orang yang nge tag dia (mungkin korban juga yang udah di retas) dengan memberikan link yang mesti dia klik seperti diatas.

Saya udah ngira nih pasti dia klik itu.

Setelah tanya ke dia…

…dan benar saja.

Ternyata itu PHISING.

Apa itu Phising? Jawabannya ada di poin selanjutnya.

3. Hindari login disitus yang membuatmu harus memasukan email dan kata sandi akun Facebook

Jika kamu diminta memasukan data akun seperti email dan kata sandi, jangan pernah memasukannya sekalipun itu situs terkenal.

Tidak ada situs yang meminta hal seperti itu kecuali situs Phising.

Namun ada satu hal…

Saat kalian membuka situs, misal situs IDN Times

disitu kan ada pilihan bisa login menggunakan Facebook.

Kalau seperti itu masih aman karena bukan mengambil password, melainkan informasi seperti nama dan kontak.

Sedangkan situs Phising tidak seperti itu.

Oh ya…

…ngomong-ngomong soal Phising, apa sih Phising itu?

Situs Phising adalah cara menipu atau mengelabui target untuk mengambil informasi rahasia seperti kata sandi Facebook dengan menyamarkan situs buatan mereka menyerupai tampilan Facebook.

Kembali ke pembicaraan tentang klik link di Facebook.

Sebenarnya yang berbahaya itu bukan klik link nya. Karena jika kita tidak ngapa-ngapain, walau sudah klik, akun kita tetep aman kok.

Masalahnya kebanyakan dari pengguna Facebook bukan hanya klik, namun mengikuti arahan didalamnya untuk memasukan data akun Facebook mereka.

Nah iniiii….

…ini sangat berbahaya.

Sebagai percobaan demi membuktikan kalau yang dibagikan itu situs phising, saya klik aja tuh link yang pernah diklik sama temanku.

Dan ini tampilanya:

Dengan slogan “Lihat Siapa yang sering kepoin profil Facebook kita”.

Sangat menarik perhatian…

…bisa membuat orang-orang tertarik buat nyobain.

Lihat disana ada tombol “Cek Disini”

itu adalah bentuk arahan didalamnya.

Jangan kamu klik oke!!!

Jika kamu klik tombol itu, kamu akan diarahkan ke halaman login palsu seperti ini:

Sangat mirip dengan halaman login Facebook aslinya.

Kalau kamu terlanjur masuk kesini, segera tutup dan jangan sesekali memasukan informasi akun kamu.

Jangan pernah!

Karena ketika seseorang memasukan email dan kata sandi, informasinya akan tersimpan dalam database yang sudah disiapkan oleh si penipu.

Jadi berhati-hatilah kawan.

Untuk mengidentifikasi halaman login asli dengan palsu itu mudah.

Coba kalian lihat lagi gambar diatas, lihat alamat situsnya dipaling atas.

Yang asli itu hanya di https://web.facebook.com/login

Ada nama domain Facebook.com nya…

…itu yang asli; selain itu palsu.

oh ya, domain itu nama alamat sebuah situs.

Namun masalahnya, setelah terjebak dihalaman login, banyak dari mereka gak “ngeh” kalau domainnya berbeda dengan yang asli, karena sudah kena “hipnotis” psikologi.

4. Hindari penggunaan kata sandi yang mudah ditebak

Ini nih yang membuat kacau dunia persosm edan.

Masih banyak orang melakukan hal seperti ini.

Contohnya temanku.

Balik lagi ke percakapan saya dengan teman yang kena retas.

Saat saya meminta data akun loginnya seperti email dan kata sandi,

Oh my god, sesimpel itu kah kata sandimu wahai kawan.

Bukan dia saja, tapi teman-teman yang lain juga sama seperti itu bentuknya.

Kata sandi seperti itu sangat mudah untuk ditebak oleh robot pencari password.

Kamu belum tahu kan kalau ada robot pencari kata sandi?

Kalian harus kenalan dulu deh digoogle.

Orang yang bisa menggunakannya adalah pengguna komputer yang mempelajari security hac*ing.

Sengaja disensor biar gak ditajong artikel ku sama pak google.

Pokoknya jika penggunanya hebat, pasti komputer itu bisa melakukan apa saja.

Mungkin ini juga alasan kenapa orang yang sering depan komputer dianggap bisa meretas akun Fb hahahahhaha ….ups.

Walau begitu, saya masih ragu ada orang yang bisa meretas akun Facebook dengan cara merusak situs Facebooknya.

Jika memang ada, mungkin akun Mark Zuckerberg udah dibajak hahaha…

…tapi nyatanya nggak kan.

Facebook itu perusahan besar dan pasti keamanannya pun tinggi; tidak mudah dirusak.

Namun Hacker bisa menebak kata sandimu menggunakan komputer jika kamu menggunakan kata sandi yang mudah ditebak, contohnya seperti diatas tadi.

Yang menebak itu bukan manusia, tapi program dalam komputer yang sudah di desain untuk meretas.

Jadi ini sangat mungkin sekali bisa terjadi.

oh ya..

Apa alasanmu menggunakan kata sandi yang mudah ditebak?

Mungkin biar mudah diingat kalau login lagi.

oke lah.

Tapi tindakan seperti itu bisa membahayakan diri kita sendiri.

Akun Facebook sama dengan diri kita.

Jika ia dibuat untuk suatu hal yang memalukan, kita juga yang kena malunya.

Maka dari itu, mulai sekarang rubah kebiasaan seperti ini.

Seharusnya seperti apa bentuk kata sandi?

Kalau saya sendiri biasanya menggunakan kombinasi huruf dan angka, dan juga karakter yang sama posisinya dengan angka biar gak lupa.

Misal angka 5 sama posisinya dengan karakter % di keyboard komputer.

Saya memanfaatkan itu untuk mengingat sandinya.

5. Email atau nomor telepon harus tetap aktif apapun keadaannya

Kesalahan orang kenapa mereka selalu kehilangan akses terhadap akun Facebooknya dikarenakan Email atau nomor telepon yang digunakan untuk login tidak aktif atau nggak bisa dibuka.

Haduh parah deh.

Pernah tuh saat SMA…

…mereka memintaku untuk membuka akunnya. Tapi saat kutanya,

“Emailnya masih aktif gak?”

“Gak aktif”

Ya tuhan.

Satu hal yang membuat saya khawatir dan baru menyadarinya.

Tahukah kalian… Email dan Nomor telepon bisa diganti atau dihapus tanpa mengirimkan kode konfirmasi.

Gila gak tuh!

Yang saya khawatirkan adalah seandainya akun Facebook diakses oleh orang lain, dia bisa mengganti Email atau nomor telepon yang aktif yang digunakan tanpa sepengetahuan kita…

…dan ini terjadi pada temanku.

Ketika saya meminta Email dan kata sandi kepada temenku itu, lalu mencoba untuk login (ngecek bisa atau nggak), kalian tahu apa yang terjadi?

Benar, akunnya tidak ditemukan menggunakan Email yang biasa digunakan dikarenakan pelaku mengganti dengan miliknya.

Kalau seperti ini keadaannya, walau Email atau nomor telepon aktif sekalipun tak ada gunanya.

Perasaan dulu tidak seperti ini.

Seingat saya jika email atau nomor diganti, ia akan otomatis meminta kode konfirmasi, tapi sekarang nggak. (tapi nggak tahu juga sih, lupa).

Bagaimana denganmu, adakah solusi dari masalah ini?

Tulis dikomentar ya!.

6. Kata sandi Facebook jangan disamain dengan kata sandi Email atau akun sosial media lain

Waduh gawat!

Bisa kita bayangkan seandainya akun kita diretas dan kata sandinya sama dengan akun sosial media lain atau email…

…bisa-bisa si penipu untung banyak.

Apalagi jika Email kamu sangat penting..

…sungguh berbahaya.

Pertanyaannya, jika semua sandi berbeda, bagaimana kita mengingatnya?

Mengingat kata sandi itu mudah dengan cara ini

Kamu tau gak aplikasi Google Keep?

Aplikasi ini berfungsi untuk menyimpan catatan.

Misal ada catatan penting, kamu simpan disitu.

Saya menggunakan itu udah lama dan tujuannya untuk mencatat hal-hal penting seperti pembuatan postingan, kalau ada ide tinggal tulis disitu; mencatat apa saja yang dianggap penting termasuk menyimpan kata sandi.

Sebenarnya kamu bisa menggunakan aplikasi catatan lain, namun saya merekomendasikan Google keep karena ia bisa disingkronisasi dengan akun google.

Jadi, walau hp direset atau hilang, catatannya tidak akan ikut hilang karena tersimpan dalam akun google.

Caranya begini

Siapkan akun google utama. Lebih baik jangan beritahu siapapun tentang akun utama ini sebagai keamanan kamu.

Akun ini nantinya sebagai cadangan jika salah satu akun kamu kehilangan akses.

Kamu bisa membuatnya di https://accounts.google.com/signup

Tak perlu tutorial yaaa…

….gampang kok tinggal ikutin aja.

Kalau udah, download aplikasi Googel Keep di Playstore.

ini penampakannya

Gampang kan.

Sekarang, catat semua nama pengguna, email, dan kata sandi; atau sesuatu yang kamu anggap penting.

Jangan ditunda!.

Oh ya…

…untuk akun utama kamu tidak perlu dicatat, tapi simpan ditempat yang paling aman, yang sulit dijangkau orang…

…dihati kamu misalnya.

hehehehe.

Udah ah.

Saya tutup postingan ini dengan sebuah quote yang tidak asing ditelinga kita.

Ingat! Kejahatan bukan hanya terjadi karena niat dari pelakunya, tapi karena ada kesempatan. Waspadalah, waspadalah.

(Bang napi)

Tinggalkan Komentar