Saturday , February 22 2020
Breaking News
Home / Universitas Terbuka / Metode LE: Belajar Mata Kuliah UT Simple & Efisien Anti Ujul

Metode LE: Belajar Mata Kuliah UT Simple & Efisien Anti Ujul

Perkenalkan, nama saya Eka Cahya Gumilar. Saya seorang mahasiswa Universitas Terbuka jurusan PGSD. Anda bisa memanggil saya Eka.

Pada tulisan ini saya akan menguraikan pengalaman belajar saya mengejar gelar sarjana di UT.

Tepat hari ini saya menginjak semester 6.

Semenjak saya menjalani perkuliahan, Alhamdulillah dari semester 1 hingga sekarang semester 6 saya tidak pernah ujul.

Secara UT terkenal dengan sebutan masuknya mudah, lulusnya sulit.

Dibilang mudah karena masuk tanpa test, dikatakan sulit karena tidak lulus saat UAS.

Jadi harus ujul alias ujian ulang.

Dahulu saya pun berpikir begitu sebelum masuk UT.

Padahal…

…bukan UT yang sulit, tapi masalahnya ada pada diri kita.

UT adalah universitas negeri yang paling beda dengan universitas lain.

Dalam proses pembelajarannya harus mandiri.

Artinya para mahasiswa harus belajar sendiri, sedangkan UT hanya memfasilitasi saja.

Fasilitas yang disediakan diantaranya Tutorial tatap muka, Tutorial online, buku mata kuliah dan lain-lain.

Namun satu hal yang jadi masalah…

…banyak mahasiswa kurang memahami proses pembelajaran mandiri.

Hal ini menjadi penyebab kurang disiplin dalam belajar.

Tidak disiplin membuat seseorang dihinggapi rasa malas.

Penyakit nomor satu bagi penuntut ilmu.

Disiplin adalah prinsip yang penting dimiliki ketika kuliah di UT

Rasa malas penyebab rusaknya kunci yang paling Utama dalam kelulusan.

Apa itu?

Baca Modul.

Membaca Modul Mata Kuliah adalah kunci Utama untuk SUKSES

Kebanyakan mahasiswa meninggalkan “baca modul” sehingga banyak yang tidak lulus.

70% nilai kita terdapat pada UAS dan 30% terdapat pada Tutorial.

Untuk mempelajari mata kuliah di UT butuh metode yang tepat.

Salah satu penyebab orang malas karena kurang memahami bagaimana cara yang tepat saat menjalani proses perkuliahan.

Maka dari itu…

…saya menemukan metode yang sangat tepat untuk mempelajari mata kuliah UT.

Untuk anda yang mengalami ujul alias nggak lulus pada beberapa mata kuliah, atau anda yang ingin mendapatkan IPK 3 keatas…

…harus mencoba metode ini.

Saya memberi nama metode ini dengan sebutan “Learning Experience”.

Ya, namanya Metode Learning Experience (LE).

Inti dari metode ini yaitu menggunakan pengalaman belajar sebagai dasar untuk memahami kalimat inti modul yang sedang dibaca.

Saya menemukan metode ini pada semester 5.

Artinya saya melakukan penelitian pada semester 1-4 dengan mencoba berbagai metode yang tepat.

Tentu ada efek negatif dari percobaan ini, seperti nilai saya turun naik.

Namun Alhamdulillah pada semester 4 nilai saya naik drastis yang tadinya dibawah 3 menjadi diatas 3.

(lain kali saya akan sertakan screenshot nilainya disini)

Hal ini menghasilkan kesimpulan terciptanya metode yang tepat untuk belajar mata kuliah UT yaitu menggunakan Teknik Metode LE.

Setelah saya menggunakan metode ini, bacaan modul saya lebih bermakna dan efisien.

Untuk anda mahasiswa baru UT, saya sarankan untuk membaca metode ini karena ini tidak lain adalah pengalaman saya sendiri yang bisa anda jadikan kaca spion untuk menjadi lebih baik lagi.

Penasaran seperti apa metodenya?

Yuk, Cek sekarang !

Metode Learning Experience (LE)

Persiapan Sebelum Membaca

  1. Siapkan pena untuk menandai kata yang penting.
  2. Pilih waktu baca pada jam pagi, sore dan malam. Jika tidak bisa semua, pilih salah satu.
  3. Beri timer minimal baca 1 jam, berfungsi agar kita disiplin.
  4. Jadwalkan waktu baca kita agar tetap disiplin.
  5. Berdoa dan Niatkan dalam hati “minimal saya harus mendapat IP / IPK 3.5”.

Langkah-Langkah Memahami Mata Kuliah UT Per Modul

  1. Baca Soal Test Formatif. Ingat! Jangan melihat pilihan jawaban/Jangan menjawab pertanyaan (penting)
  2. Baca soal Latihan Esai dan jawabannya
  3. Baca rangkuman
  4. Poin 1,2,3 berfungsi untuk menciptakan pengalaman belajar
  5. Mulailah membaca modul dari awal dengan teknik membaca cepat
  6. Fokus dan perlambat bacaan anda terhadap materi yang menyebut pengertian, teori tokoh, bentuk daftar, manfaat, fungsi, dan tujuan; ini semua kunci kalimat pokok.
  7. Beri garis pada kata-kata di poin 6 tersebut. usahakan yang di garis jangan semua, tapi cari kata yang spesifik atau berbeda dengan kata lainnya (kata yang lebih menandakan yang ketika anda baca langsung mengerti). Kata yang di garis fungsinya sebagai penanda. (lihat gambar 1 dibawah)
  8. Jika ada teks dalam bentuk pemahaman yang bersifat penting atau kalimatnya lebih banyak sehingga tidak memungkinkan untuk digaris, berikan tanda dalam bentuk apa saja seperti bintang disebelah pinggir teks, ini berguna sebagai tanda agar anda membaca dibagian ini. (lihat gambar 1 dibawah)
  9. Setelah tuntas membaca modul, baca soal test formatif kembali dengan mengisi jawabannya
  10. Baca soal esai kembali
  11. Baca rangkuman kembali
  12. Agar lebih menambah pemahaman, baca soal latihan mandiri yang telah disediakan di Soal UT
  13. Untuk mengikat pengetahuan yang telah di baca, setiap hari minggu baca kalimat yang telah diberi garis atau penanda, baca soal formatif, esai dan rangkuman dan juga latihan mandiri di soal ut.
  14. Begitu seterusnya sampai tiba UAS.

Berikut ini contoh cara memberikan penanda garis dan bintang

Gambar 1 : Bagaimana memberi tanda pada kalimat yang penting
Gambar 1 : Bagaimana memberi tanda pada kalimat yang penting

Keterangan gambar :

Kata ilmiah dan rasional adalah inti dari pernyataannya, dan kata ini lebih spesifik dari pada kata yang lain.

Kalimat karakteristik hipotesis adalah kunci kalimat inti.

Ada turunan dari kalimat karakteristik hipotesis yaitu rasional; ini berbentuk daftar/list. Harus diberi tanda bintang, karena kalimatnya lebih banyak.

Kita tetap memberikan tanda garis pada kata yang lebih spesifik seperti masuk akal atau rasional untuk menetapkan kata kunci rasional.

Saya melakukan hal diatas setiap kali membaca, hal ini akan mempermudah ketika mengulang bacaan.

Sebagai tambahan.

Tips Penting Menjalani Proses Perkuliahan di UT

Pertama, ikut Tutorial Tatap Muka (TTM), jika tidak bisa, gantinya anda harus ikut Tutorial Online (penting)

Kedua, baca kalender akademik untuk mengetahui kegiatan yang akan terjadi di UT.

Ketiga, ketika TTM atau Tutorial Online, anda harus aktif berdiskusi dan mengerjakan tugas. Pendiam ketika tutorial online tidak akan selamat.

Keempat, jangan pernah bolos mengerjakan tugas wajib pertemuan ke 3, 5, dan 7.

Kelima, ketika mengerjakan tugas tutorial jangan pernah nyontek, menyebabkan nilai kurang.

Keenam, semua kehadiran harus terpenuhi.

Ketujuh, jangan menunda membaca modul; harus dijadwalkan. Kalau bisa pakai aplikasi pengatur jadwal pekerjaan.

Kedelapan, segera ikut SUO jika nilai C atau D untuk merubahnya menjadi nilai B atau A.

Kesembilan, jika nilai semester kemarin ada yang tidak lulus, C atau D, segera memperbaiki lewat SUO setelah nilai muncul. Hal ini agar nilai dari SUO ditambah dengan nilai Tutorial. Jika anda menunda, anda tidak akan mendapat nilai tutorial, hanya nilai SUO saja.

Kesepuluh, dalam setahun SUO hanya muncul 2 kali dan terbatas. SUO biasanya muncul setelah nilai UAS muncul. maka setelah itu segera daftar karena kuotanya terbatas.

Kesebelas, untuk pembayaran administrasi seperti biaya semester, SUO, dan sebagainya, saya menyarankan jangan melalui pihak ke 3 seperti Pokjar. Anda bisa membayar biaya ini melalui Alfa Group, Bank dan ATM. Untuk mendapatkan bilingnya gunakan website SIA UT.

Mengapa saya menyarankan jangan melalui pihak ke 3?

Karena pihak ke 3 biasanya akan meminta uang jalan, sehingga biaya menjadi lebih mahal naik 200rb-300rb yang padahal di UT nya sendiri lebih murah.

Bahkan baru-baru ini saya mendapat kabar bahwa teman saya membayar biaya 3 jt yang padahal cuma 2 jtaan.

Jadi, kita mesti berhati-hati terhadap kegiatan pungli yang dilakukan oknum pihak Pokjar.

UT itu harus mandiri, jadi pembayaran harus mandiri juga.

UT sudah menyediakan fasilitasnya, tinggal memilih menggunakannya atau tidak.

Perlu diketahui bahwa tugas diskusi, tugas wajib, dan kehadiran sangat berkontribusi terhadap nilai UAS.

Jika nilai UAS hanya mendapat nilai C, seandainya ia aktif di tiga tersebut, nilainya bisa berubah ke A.

Ini pengalaman saya.

Saya membandingkan nilai UAS mata kuliah yang di TTM kan dengan mata kuliah yang tidak di TTM kan.

Alhasil nilai yang ikut TTM lebih besar ketimbang yang tidak.

Biasanya yang tidak ikut kalau tidak C berarti D, kecuali nilai UAS nya betul 80%.

Penghitungan Perbandingan antara murni hasil UAS dengan tambahan nilai tutorial

Dari Soal 45,

Betul 15 tidak lulus alias E (ditambah nilai tutorial jadi D, lulus)
Betul 20 lulus nilai D (ditambah nilai tutorial jadi C)
Betul 25 lulus nilai C (ditambah nilai tutorial jadi B-)
Betul 30 lulus nilai B (ditambah nilai tutorial jadi A-)
Betul 35-45 lulus nilai A (ditambah nilai tutorial jadi A)

Perhitungan diatas hanya perkiraan saja, tidak tahu tepatnya berapa.

Perhitungan diatas bukan informasi ngarang (karena mengarang hanya dipelajaran Bahasa Indonesia), tapi itu sebuah pengalaman yang saya jalani dan informasi dari UT itu sendiri.

Akhir dari tulisan ini.

Semoga apa yang saya sampaikan bermanfaat untuk pembaca sekalian.

Satu lagi,

Ikuti group UT di Facebook, WhatsApp dan Instagram official UT untuk mendapatkan informasi terbaru tentang UT.

Anda bisa bertanya kepada sesama mahasiswa di Group.

Ingat sekali lagi, harus mandiri ya!

Jika anda telah mencoba Teknik Metode LE, silahkan share pengalamannya di kolom komentar untuk penelitian saya selanjutnya.

Sebagai tambahan referensi, berikut ini soal yang harus di baca :

    1. Soal UT PGSD Metode Penelitian Modul 1, Jawaban & Penjelasan
    2. Soal UT PGSD PKn Modul 1, Jawaban & Penjelasan
    3. Soal UT PGSD PKn Modul 4, Jawaban & Penjelasan

About Eka CG

Mahasiswa, Pendidik, Blogger #PedagangMuslim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *